Labu ukur, alat gelas untuk pengenceran larutan

Labu ukur adalah salah satu alat gelas yang sering dijumpai dan digunakan di laboratorium khususnya lab kimia. Sama dengan alat gelas lainnya, labu ukur ini juga terbuat dari bahan borosilikat. Namun, labu ukur ini termasuk ke dalam alat ukur sehingga tidak boleh dipanaskan, karena dapat menyebabkan ukurannya berubah melalui proses pemuaian dan fungsinya tidak berjalan secara normal.

Selain labu ukur, biasanya alat ini disebut juga dengan labu takar. Alat ini sama dengan alat ukur lainnya ya teman-teman. Memiliki ukuran yang bervariasi. Labu ukur punya ukuran yang paling kecil kalau tidak salah ukurannya 10 ml , yang paling besar sampai 5 liter, 2 liter dan 1 liter. Labu ukur ini terdiri dari gelas yang berbentuk labu dan satu set dengan penutupnya.

Biasanya di laboratorium kimia, kita membuat larutan dalam jumlah 250 ml, 500 ml dan 1 liter. Jadi labu ukur yang paling sering digunakan adalah ukuran tersebut. Ukuran yang lainnya juga digunakan ya teman-teman, namun frekuensi penggunaannya tidak sesering ketiga ukuran di atas. Sama dengan admin biasanya menggunakan ukuran tersebut di lab. 

Labu Ukur
Labu Ukur


Fungsi dan Kegunaan Labu Ukur 

Penggunaan labu ukur di laboratorium dijelaskan sebagai berikut : 

  1. Untuk pembuatan larutan

Kegunaan labu ukur yang pertama adalah digunakan dalam proses pembuatan larutan. Pembuatan larutan di lab harus menggunakan alat ini ya teman-teman.


Mengapa demikian?
Labu ukur ini sudah didesain untuk melakukan pengenceran larutan, jadi setelah kita melarutkan bahan yang ingin kita buat larutannya, selanjutnya kita encerkan larutan tersebut dengan ditambahkan aquades (air bebas mineral) hingga tanda batas pada labu ukur tersebut. Setelah itu larutan dalam labu ukur di kocok hingga rata teman-teman.

      2   Pengenceran larutan yang pekat

Kegunaan yang kedua ini sebenarnya sama ya teman-teman dengan kegunaan yang pertama di atas namun ini berbeda secara teknik. Untuk kegunaan yg kedua ini, kita membuat larutan dengan cara pengenceran langsung larutan bakunya. Misalnya kita ingin membuat larutan HCl dari larutan induknya larutan HCl 36.5%. Jadi seperti biasa dihitung dulu volume yang digunakan untuk membuat larutan HCl sekian molar. Kemudian kita ambil larutan pekatnya langsung dituangkan dalam labu ukur yang sudah diisi aquades setengah atau sepertiga bagian. Setelah itu barulah ditambahkan sampai tanda batasnya teman-teman. Ini yang disebut pengenceran larutan.

Pengenceran larutan ini menggunakan rumus :

M1 x V1 = M2 x V2

Untuk lebih jelasnya kalian dapat membaca artikel saya sebelumnya Cara membuat larutan.

Seperti yang dijelaskan diatas Labu ukur ini mempunyai beberapa ukuran ya. Mulai dari 10 ml, 25 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 500 ml, 1 liter dan 2 liter dan seterusnya. Penggunaan ukuran tersebut sesuai dengan pembuatan larutan yang diinginkan yaitu berapa volume larutan yang akan dibuat, Misalnya untuk membuat larutan sebanyak 1 liter, kita menggunakan labu ukur dengan ukuran 1000 ml/ 1 liter demikian juga seterusnya disesuaikan dengan kebutuhan ya teman-teman.


Nah itulah sedikit penjelasan fungsi dan kegunaan dari labu ukur

Semoga bermanfaat ya

Sekian dan terimakasih

Silahkan temen-temen share biar lebih banyak yang baca....

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Labu ukur, alat gelas untuk pengenceran larutan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel