Preparasi dalam analisis kimia [pentingnya persiapan sampel dalam analisa kimia di laboratorium]

Kimia Post-Preparasi merupakan tahap yang wajib dilewati dalam menganalisa suatu sampel di laboratorium. Pada analisa kimia di laboratorium untuk beberapa jenis sampel diperlukan preparasi awal (persiapan sampel) sebelum di analisa. Preparasi ini menjadi bagian sangat penting dalam suatu analisa, sehingga harus dilakukan dengan baik.

Apa pengertian dari preparasi sampel?

Preparasi sampel adalah proses persiapan suatu sampel agar layak untuk di uji di laboratorium. Maksudnya adalah preparasi disini bertujuan untuk mempersiapkan suatu zat yang akan di analisis di laboratorium. Hal ini disebabkan, dalam analisa kimia terkadang terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum sampel tersebut di uji, antara lain ukuran sampel harus sekian mesh atau mikrometer. Jadi, sampel yang akan di analisa harus memiliki ukuran yang sesuai dengan standar yang menjadi metode dalam analisa tersebut, sehingga hasil analisa menjadi akurat dan presisi. 

Bagaimana teknik preparasi sampel?

Teknik preparasi sampel bertujuan untuk mempersiapkan sampel agar siap uji. Berikut merupakan urutan preparasi sampel yang biasa dilakukan dalam melakukan pengujian/penelitian :

  1. Pengambilan sampel
Hal pertama adalah pengambilan sampel. Sampel di ambil dari lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Contohnya untuk pengambilan sampel daun dapat dilakukan di hutan koservasi misalnya. Sampel yang di ambil jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan analisa. Kalau untuk pengambilan sampel/contoh daun bisa dilakukan dengan cara biasa yaitu menggunakan tas plastik sebagai wadah. Berbeda dengan sampel air yang menggunakan botol tertentu.
Hutan
       2. Pengeringan sampel

Selanjutnya dalam rangkaian penelitian, setelah sampel diambil maka dilakukan pengeringan. Pengeringan disini dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam sampel. Pengeringan dilakuka n dengan metode kering angin (di angin-anginkan). Proses ini diharapkan mampu mengurangi kadar air dalam sampel, sehingga proses selanjutnya akan berjalan dengan baik. Adapun untuk sampel yang lain, menggunakan oven

Contoh yang dikering anginkan

      3. Penggilingan sampel

Setelah sampel dirasa kering, dan airnya terlihat sudah menyusut maka dilakukan penggilingan untuk memperkecil ukuran sampel. Hal ini bertujuan untuk memperbesar luas permukaan dari sampel sehingga mudah di analisa lebih lanjut. Penggilingan dilakukan menggunakan mesin penggiling.  

Penggiling
      4. Pengayakan

Setelah digiling maka didapatkan sampel yang telah halus. Namun untuk memisahkan ukurannya dilakukan pengayakan/screening. Hal ini bertujuan untuk memisahkan ukuran sampel berdasarkan ukurannya. 

Ayakan
Ini merupakan langkah preparasi yang terakhir. Setelah di ayak maka kita akan mendapatkan sampel dengan ukuran yang sesuai SOP dalam analisa.

Demikianlah penjelasan mengenai preparasi dalam analisa kimia, sekian dan terimakasih

Untuk update berita seputar sains dan kimia kalian juga bisa mengunjungi blog Sains Pedia berisi seputar informasi terkini tentang sains...

Terimakasih

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Preparasi dalam analisis kimia [pentingnya persiapan sampel dalam analisa kimia di laboratorium]"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel